Semarak PIN Polio di RSUD Provinsi NTB

pin pin2 pin3Imunisasi merupakan upaya pencegahan yang terbukti sangat cost effective. Banyak  kematian dan kecacatan yang disebabkan oleh penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Eradikasi polio secara global akan memberi keuntungan secara finansial Biaya jangka pendek yang dikeluarkan untuk mencapai tujuan eradikasi tidak akan seberapa dibanding dengan keuntungan  yang akan didapat dalam jangka panjang. Tidak akan ada lagi anak-anak yang menjadi cacat  karena polio sehingga biaya yang diperlukan untuk rehabilitasi penderita polio  dan biaya untuk imunisasi polio dapat dikurangi.

Indonesia telah berhasil menerima sertifikasi bebas polio bersama dengan negara anggota WHO di South East Asia Region (SEAR) pada Bulan Maret 2014. Untuk mempertahankan keberhasilan tersebut dan untuk  melaksanakan strategi  menuju eradikasi polio di dunia, Indonesia melakukan salah satu kegiatan yaitu  Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

Setelah dilaksanakan PIN polio tiga tahun berturut-turut pada tahun 1995, 1996 dan 1997, virus polio liar asli Indonesia sudah tidak ditemukan lagi sejak tahun 1996. Namun pada tanggal 13 Maret 2005 ditemukan kasus polio importasi pertama di kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kasus polio tersebut berkembang menjadi KLB yang menyerang 305 orang dalam kurun waktu 2005 sampai awal 2006. KLB ini tersebar di 47 kabupaten/kota di 10 provinsi.

Kegiatan PIN Polio akan dilaksanakan selama satu pekan pada tanggal 8 s/d 15 Maret 2016 di seluruh provinsi di Indonesia kecuali Daerah Istimewa Yogyakarta. Imunisasi polio tambahan ini dapat diperoleh di Posyandu, Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Puskesmas pembantu, Rumah Sakit, klinik swasta, pos PIN serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.  Mengingat pentingnya tujuan kegiatan PIN Polio, diperlukan komitmen dan upaya serius dari pemerintah, pusat maupun daerah, lintas sektor terkait serta tenaga kesehatan di lapangan.

Mengingat hal tersebut di atas, sebagai salah satu komitmen Pemerintah Daerah Provinsi NTB, maka RSUD Provinsi NTB membuka POS PIN untuk mendukung pelaksanaan PIN Polio Tahun 2016. Tujuan  pelaksanaan PIN Polio di RSUD Provinsi NTB untuk menjangkau sasaran PIN Polio (Balita 0-59 bulan)  yang sedang dirawat dan berkunjung di RSUD Provinsi NTB selama waktu pelaksanaan  kegiatan PIN berlangsung. Semangat demi anak anak generasi bangsa yang sehat dan ceria (Humas)