Ketua HIMPSI NTB : “Sikap Optimis dari Calon Pemimpin Kepala Daerah Itu Menentukan Keberhasilan Visi Misi yang Diusung”

Hello Healthy People dan Civitas Hospitalia!

Pemeriksaan kesehatan pasangan calon pemimpin Kepala Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat telah berlangsung selama 5 hari, dan hari ini merupakan hari terakhir. (10/09). Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTB bekerja sama dengan IDI, BNN dan HIMPSI dalam pemeriksaan kesehatan paslon untuk pilkada 2020.

Tim media RSUD Provinsi NTB yang bertemu dengan Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan dari HIMPSI, Lalu Yulhaidir, M. Psi. Psikolog mengatakan tes untuk pasangan calon kepala daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat diatur berdasarkan petunjuk teknis KPU, “Tes yang diberikan untuk menilai bagaimana intelektualitas, emosi, optimis, pengambilan keputusan dan produktifitas dari setiap pasangan calon berdasarkan juknis yang diberikan.”

“Mindset paslon ketika menjalani tes sangat mempengaruhi hasil psikis mereka. Semisal untuk calon kepala daerah yang pertama kali menjalani pemeriksaan kesehatan seperti ini, tes MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) diselesaikan bisa sampai 4 jam. Dilanjutkan dengan wawancara dari Psikolog dan wawancara dari Psikiatri (dokter spesialis kejiwaan). Waktu tesnya lama, jika paslon tidak siap mental itu akan sangat mempengaruhi hasil yang akan diserahkan ke KPU nanti.” Ujar Yulhaidir yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua HIMPSI NTB.