Pesan dan Kesan Civitas Hospitalia Selama Menangani Pasien COVID-19

Hello Healthy People dan Civitas Hospitalia! 👋

Apel pagi (20/10), Pembina apel dipimpin langsung oleh Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS yang mengantarkan perwakilan dari Forensik, Instalasi Gawat Darurat dan Rawat Inap dalam menyampaikan pesan dan kesannya selama menangani covid-19.

Ketua salah satu Divisi IGD, L. Riyana Doddy Setiawan, S.Kep.,Ns menyampaikan bahwa selama menangani covid-19, IGD telah menjalani masa-masa yang cukup sulit, berat, dan cukup menguras energi namun itu semua sudah dilalui dan hingga saat ini sudah dapat beradaptasi dengan kondisi yang ada.
Melihat trend covid mengalami lonjakan dimulai dari bulan Maret hingga bulan Mei, membuat tim IGD menjadi lebih intens dan lebih focus serta kerja tim menjadi lebih kompak.
Hal ini membuat tim IGD menjadi lebih sensitif dalam melakukan skrining terhadap pasien terutama dalam memilah pasien dengan suspect covid maupun positif berbekal pengalaman selama menangani pasien covid.

Dalam kesempatan ini L. Riyana Doddy juga menyampaikan bahwa melalui SISRUTE (Sistem Rujukan Terintegrasi) dapat membantu dalam penanganan penanganan COVID 19 terutama dalam hal penentuan pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit dengan penetapan status pasien yang harus jelas sebelumnya.
Pengalaman ketika pasien yg positif 9 dengan suspect 18 dan kondisi IGD penuh butuh 3 hari untuk bisa mengurai. Kasus IGD sampai Oktober menurun namun kasus berat yg meningkat.

Sedangkan Perwakilan Rawat Inap disampaikan oleh Tikfi Andriani, S.ST, menyampaikan pengalaman selama menangani pasien COVID 19 bahwa faktor komunikasi merupakan hal penting dalam memberikan pelayanan dan penanganan pasien khususnya dengan suspect covid.

Instalasi Forensik yang diwakili oleh Mustaan menyampaikan bahwa pengalaman tim Forensik selama memberikan pelayanan khususnya dalam hal pemulasaraan jenazah sampai dengan dikuburkan. Tidak jarang keluarga pasien banyak yang melakukan komplain bahkan melakukan perlawanan kepada petugas saat jenazah dikuburkan dengan protokol covid beruntung hal ini tidak sampai terjadi karena adanya peran petugas keamanan dari kepolisian yang ikut mengamankan, ucap Mustaan

Di sesi terakhir Direktur menyampaikan bahwa dari pengalaman tersebut bisa diambil pembelajaran positif yaitu dengan belajar dari masalah yang dihadapi mulai dari sikap sensitive dalam menangani pasien, perbaikan komuinikasi dan melatih kesabaran petugas. Bapak direktur mengapresiasi Team Work yang sudah bekerja luar biasa.
Semoga kedepan menjadi lebih baik.