CATHLAB Gelar Tasyakuran Tahun ke-4

Hello Healthy People dan Civitas Hospitalia! 👋

*****

Selama empat tahun perjalanannya Cathlab Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat telah mampu dinikmati oleh semua lapisan Masyarakat Nusa Tenggara Barat. Sebagian besar sekitar 60% pasien berasal dari pengguna BPJS Kelas I, sementara 25% pasien BPJS kelas II dan 15% pasien kelas III.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pelayanan Jantung dan Pembuluh Darah Terpadu (Cathlab) dr. Romi Ermawan, Sp.JP (K), FIHA, FAsCC pada kesempatan tasyakuran ke-empat yang dihadiri olej Jajaran Direksi, Manajemen, Fungsional terkait dan Tim Cathlab (09/11)

Cathlab ini sudah divisitasi sebanyak 4 (empat) kali oleh Tim Profesional dari Jakarta dan telah memberikan pelatihan Cardiologi Intervensi Indonesia. Suatu perkembangan yang luar biasa dan membanggakan, lanjut dr. Romi.

Pengembangan layanan juga telah dilakukan yang dibuktikan pelibatan lebih banyak operator diantaranya berasal dari Bedah Neurologi, bedah Vaskuler, Bedah Thoraks Vaskuler dan Radiologi Intervensi. Terima kasih disampaikan semua pihak termasuk Jajaran Direksi, Manajemen , Sejawat dan Tenaga Kesehatan lainnya yang selama ini mendukung perkembangan Cathlab kita, ujar dr. Romi mengakhiri laporannya.

Sementara Direktur, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Tim Cathlab Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat atas pencapaian samapi saat ini. Dukungan terhadap pengembangan cathlab ke depannya tetap diberikan secara penuh.

Tetap semangat dan istiqomah memberikan layanan terbaik di Pusat Jantung dan Pembuluh Darah Terpadu kebanggaan Masyarakat NTB.

Acara tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai bukti kesyukuran atas Anugerah Allah SWT terhadap pencapaian Pusat Pelayanan Jantung dan Pembuluh Darah Terpadu (Cathlab) Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat.