Kaleidoskop Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2020

Hello Healthy People dan Civitas Hospitalia! 👋
Kaleidoskop Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2020


Tahun 2020 menampaki awal harapan kebangkitan dari penanganan gempa Bumi di Nusa Tenggara Barat.
Ada program unggulan yang kembali ditata, green hospital dan medical tourism yang kembali di branding.
Bulan bulan awal merupakan bulan tersibuk rumah sakit menjelang Re-Akreditasi Rumah Sakit. Predikat Paripurna kembali dipertaruhkan di depan Surveior KARS. Pembuktian kembali bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat layak mendapatkan Bintang Lima.
Namun beberapa saat setelahnya, datanglah bencana yang disebut Bencana Non Alam yang menakutkan orang orang seluruh Dunia. Pandemi Corona Virus Deases -19 (COVID-19). Rumah Sakit dihadapkan dengan tuntutan dan kebutuhan sebagai Rumah Sakit Rujukan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Tidak memilih opsi “lock down” Jajaran Direksi, Manajemen dan seluruh Civitas Hospitalia bersatu padu dalam menghadapi dan memutus penyebaran COVID – 19 sesuai Intruksi dan petunjuk Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pengembangan layanan dalam penangan COVID-19 dipilih sebagai langkah strategis di bulan bulan berikutnya.
Perlahan kita dipaksa untuk “Nurut Tatanan Baru” dalam pelayanan kesehatan kepada Pelanggan. Segala ikhtiar dilaksanakan, pengembangan layanan unggulan tetap dioptimalkan.
Perjuangan membuahkan hasil dibalik pengorbanan yang tidak sedikit… Beberapa anugerah dan prestasi diraih termasuk peningkatan kapasitas beberapa unit layanan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menapakkan usia ke-51 pada tahun ini. “Be The First” menjadi yang pertama dan utama…
“Banyak hal yang harus diperbaiki di Tahun 2021 tetapi Banyak pula pembelajaran berharga diperoleh di tahun 2020, ungkap dr.H. Lalu Hamzi Fikri, MM,MARS”Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat” pada salah satu kesempatan.