RSU PROVINSI NTB SELANGKAH MAJU DENGAN PELAYANAN BRONKOSKOPI

[caption id="attachment_312" align="alignleft" width="150"]DSC04138 DIREKTUR RSU PROVINSI NTB “dr. H. Mawardi Hamry, MPPM” MENYAKSIKAN PEMERIKSAAN DAN PERSIAPAN AWAL TINDAKAN BRONKOSKOPI[/caption] [caption id="attachment_313" align="alignnone" width="150"]DSC04165 NAMPAK TIM MEDIS MELAKUKAN TINDAKAN BRONSKOSKOPI DISAKSIKAN DIREKTUR RSU PROV. NTB[/caption] [caption id="attachment_314" align="alignnone" width="150"]DSC04213 Tim Medis RSU Prov. NTB dr. Salim, Sp.P ,Gusti Ayu Srijanaki, S.Kep.Ns,Wahyu Kurniasih, S.Kep. Ns[/caption]

Mataram (22/10/2014).  Bronkoskopi adalah pemeriksaan/inspeksi langsung terhadap laring, trakea dan bronkus, melalui suatu bronkoskop logam standar atau bronkoskop serat optik fleksibel yang disebut dengan bronkofibroskop. Melalui bronkoskop sebuah sikat kateter atau forsep biopsi dapat dimasukan untuk mengambil sekresi dan jaringan untuk pemeriksaan sitologi.
Tujuan utama bronkoskopi adalah untuk melihat, mengambil dan mengumpulkan spesimen. Dokter kemungkinan akan memberikan rekomendasi tindakan Bronkoskopi jika pada pasien ditemukan ketidaknormalan hasil foto thorax atau CT Scan Thorax. Indikasi Bronkoskopi diantaranya untuk mendeteksi lesi trakeobronkial karena tumor, untuk mengetahui lokasi, perdarahan, mengambil benda asing (sekresi dan jaringan), pemeriksaan sitologi dan bakteriologik serta untuk memperbaiki drainase trakeobronkial.
Hari ini, 22 Oktober 2014 RSU Provinsi NTB kembali mencatatkan kegiatan inovasinya dan merupakan satu-satu RS di NTB yang mampu  memberikan pelayanan Bronkoskopi pada seorang pasien TB dengan Massa Paru Kanan Atas. Tindakan FOB (Fiber Optic Bronkoskopi) tersebut dilakukan oleh dr. Salim, Sp.P dan dibantu oleh 2 tenaga medis (Gusti Ayu Srijanaki, S.Kep.Ns dan Wahyu Kurniasih, S.Kep. Ns) yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan Bronkoskopi di RSUD Dr. Soetomo- Surabaya pada Bulan Mei – Agustus 2014 yang lalu. Tindakan Bronkoskopi perdana ini disaksikan langsung oleh Direktur dan Jajaran Manajemen.
Direktur RSU Provinsi NTB “dr. H. Mawardi Hamry, MPPM” berharap dengan adanya fasilitas ini akan menambah jenis pelayanan yang dapat diberikan oleh RSU Provinsi NTB kepada masyarakat, sehingga RSU Provinsi NTB tidak perlu merujuk pasien yang memerlukan tindakan FOB ke RS lainnya.   Kegiatan ini juga mampu meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan oleh RSU Provinsi NTB sesuai amanah RPJMD dalam rangka meningkatkan usia harapan hidup masyarakat NTB. (HUMAS RSU PROV.NTB@22 OKTOBER 2014)