RSU Provinsi NTB melaksanakan Pelatihan SERVICE EXCELLENCE Bagi Petugas

DSC_0218 DSC_0220 DSC_0227 DSC_0235 DSC_0247 DSC_0248DSC_0221

 

Secara sederhana, pelayanan prima (excellent service) adalah suatu pelayanan yang terbaik dalam memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan. Dengan kata lain, pelayanan prima merupakan suatu pelayanan yang memenuhi standar kualitas. Pelayanan yang memenuhi standar kualitas adalah suatu pelayanan yang sesuai Dengan harapan dan kepuasan pelanggan/masyarakat.
Dalam pelayanan prima terdapat dua elemen yang saling berkaitan, yaitu pelayanan dan kualitas. Kedua elemen tersebut sangat penting untuk diperhatikan oleh tenaga pelayanan (termasuk Petugas RSU Provinsi NTB.  Ada beberapa anggapan tentang definisi service excellent, seperti: layanan yang sangat memahami kebutuhan customer, atau layanan yang menitik beratkan pada segi menepati janji terhadap customer. Ada juga yang berpendapat service excellent mengandung arti memberikan kepuasan yang lebih daripada yang diharapkan oleh customer, sehingga dapat memenangkan hatinya. Dan ada juga yang memandang dari sisi emotional seperti ketika customer merasa sangat diperhatikan oleh pemberi jasa dan sebagainya.
Konsep dan Lingkup Service Excellence. Kunci untuk mencapai service excellence pada sebuah institusi adalah pertama, adanya komitmen kualitas layanan pada semua lini (top-down and bottom up), kedua, adanya keterlibatan semua pihak dalam proses melayani, ketiga, adanya keseimbangan dalam memberikan layanan, adanya konsistensi atau pemeliharaan atas hasil layanan baik yang telah dicapai. Disamping itu, sikap egaliter atau kesetaraan juga sangat diperlukan untuk memberikan efek positif dan rasa saling menghargai. Dengan sikap itu jalinan komunikasi akan terbangun dengan penuh rasa empati yang rasional, obyektif namun tetap ada jarak dan semua pihak tetap dapat berpikir jernih.

Kemarin, 25 November 2014.. RSU Provinsi NTB bekerjasama Perusahaan B Braun melaksanakan pelatihan Sevice Exellence bagi Petugas RSU Provinsi NTB. Sekitar 50 Petugas yang berasal dari jajaran dokter, perawat, bidan, radiologi, laboran sampai petugas Satpam dan Informasi terlibat sebagai peserta pelatihan. Pada akhir sesi pelatihan dideklarasikan perubahan dengan mengacu pada 5 perubahan :

1. Memberi senyum selama menjalankan tugas

2. Memberi sapa dan perkenalan di setiap melayani atau bertemu pengunjung

3. Mengenakan sepatu dan atribut selama bertugas

4. Menjaga penampilan diri  termasuk tetap kelihatan cantik dan segar selama bertugas

5. Menjaga performance

Kita buktikan..bisa berubah menjadi lebih baik…(Solikin/ Humas)