Putaran Ke-11 Jum’at Salam, Rombongan RSUD Provinsi NTB Bersilaturahmi ke Dese Suela, Kabupaten Lombok Timur

Jumat Salam putaran ke sebelas, 2 Februari 2024 Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB bersilaturahmi di Desa Suela Kecamatan Suela kabupaten Lombok Timur. Rombongan RSUD Provinsi NTB diterima langsung oleh Kepala Desa Suela “Bapak Rosyidi” Bersama perangkat desa, Para Kepala Dusun, Babinsa, Babinkantibmas, Petugas Puskesmas dan Para Kader Posyandu se- Desa suela .

Desa Suela Kecamatan suela secara administrasi sejak tahun 1895 terdiri dari 8 dusun dan 50 RT (Rukun Tetangga) dan luas Kelurahan sebesar 99.4 KM/2 dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 2.482 KK dan 7839 jiwa penduduk. Sebagian besar penduduknya ber-mata pencaharian sebagai sebagian besar petani, beberapa peternak dan yang sedang di kembangkan di sektor perikanan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Suela menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi NTB melalui kehadiran RSUD Provinsi NTB dengan membawa program Jumat Salam. Jumat Salam ini merupakan Program Serap Aspirasi Masyarakat, supaya Pejabat Provinsi NTB turun ke desa-desa/ Kelurahan agar dapat menyerap aspirasi dan masyarakat.
Sementara Kepala Bidang Pelayabab “ dr. Nyoman Wijaya Kusuma” mewakili RSUD Provinsi NTB menyampaikan terima kasih atas sambutan dari Bapak kepala desa dan undangan yang berkesempatan hadir.
Program “Jumat Salam” (Jumpa Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat). Tujuannya untuk mendekatkan pemerintah provinsi dengan masyarakat, serta memfasilitasi komunikasi yang lebih baik antara keduanya. Ia menjelaskan, tujuan dari kunjungan ini adalah memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai program pembangunan yang sedang berlangsung di NTB. Selain itu, untuk mendengar aspirasi serta keluhan masyarakat terkait kebijakan-kebijakan atau program yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Dalam diskusi yang berlangsung ada beberapa usulan yang diajukan diantaranya potensi desa suela dari sektor pertanian, perternakan, perikanan serta pariwisata yang membutuhkan uluran tangan pemerintah untuk di kembangkan. Kepala Dusun juga mengeluhkan tentang perubahan Polindes menjadi Puskesmas pembantu yang secara beban pelayanan bertambah dan tidak di dukung penambahan SDM serta Tenaga kesehatan yang ditugaskan di Puskesmas pembantu yang hanya tersedia bidan tidak ada tenaga perawat, serta tenaga yg ditugaskan juga perlu mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dalam memberikan pelayanan kesehatan di desa Suela, selain daripada itu sekretaris Desa menanyakan bagaimana perihal alur rujukan BPJS Kesehatan dan Prosedur Pendaftaran Keikutsertaan BPJS PBI yang di keluhkan masyaraka, serta penanganan stunting di desa suela.
Kepala desa suela juga menyampaikan bahwa di desa suela telah di bangun RSUD Selaparang, akan tetapi rumah sakit tersebut membutuhkan tenaga dr spesialis, karena tidak ada satupun dr spesialis yg bertugas dan beberapa sarana prasarana penunjang lainnya.

Dari Diskusi tersebut, Tim RSUD Provinsi NTB memberikan tanggapan untuk meneruskan kebutuhan masyarakat terkait persoalan-persoalan yang ada di desa suela tersebut kepada OPD terkait di Pemerintah Provinsi NTB. Kesempatan ini juga dimanfaatkan RSUD Provinsi NTB untuk mensosialisasikan terkait Elektronik Rekam Medis yang juga sempat dikeluhkan masyarakat dikarenakan waktu antrean pendaftaran lebih lama. Layanan PCC dan rujukan medis menjadi materi menarik perhatian peserta diskusi karena kemudahan akses yang akan diperoloeh masyarakat. Silaturhami Jumat Salam diakhiri dengan foto Bersama.

Salam Gaspoll! Maju Melaju