Tim Kaji Banding RSUD Provinsi NTB di RSUD dr. Iskak Tulungagung

Hello Healthy People dan Civitas Hospitalia! 👋
Tulung Agung (05/04) Pelayanan IGD mengacu pada standar internasional dan dirancang khusus sesuai dengan fungsinya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan emergency, yaitu terdiri dari triase primer, triase sekunder, area non kritis (green zone), area semi kritis (yellow zone), astma bay, area kritis (red zone), kamar operasi, area emergensi psikistri, ruang radiologi dan ruang observasi intensif (ROI). Sistem pelayanan IGD menerapkan Instalasi Kegawatdaruratan Modern (Instagram) yaitu sistem pelayanan kegawatdaruratan yang mengutamakan kecepatan, ketepatan dan keakuratan dalam penanganan kasus pasien gawat darurat dengan pemilahan tingkat kegawatan dengan menggunakan metoda zonasi.
Pelayanan IGD RSUD Dr. Iskak Tulungagung dilengkapi dengan pelayanan pra-rumah sakit yaitu Tulungagung Emergency Medical Services (TEMS) dimana call center berada di RSUD Dr.Iskak.
Pada bulan Januari 2016 pelayanan ini dikembangkang dengan pelayanan Sindroma Koroneria Akut (SKA). Suatu sistem pelayanan jemput bola/ proaktif terhadap pasien yang mengalami serangan jantung. Pada bulan Agustus 2018 TEMS terintegrasi dengan Emergency Button PSC yaitu aplikasi berbasis android pengembangan dari nomor telepon PSC . Dengan Emergency Button masyarakat tinggal memencet tombol di smartphone selama 1 detik, operator akan menerima dan merespon.
Melihat beberapa penghargaan baik Nasional dan Internasional yang diraih RSUD dr. Iskak Tulungagung ini, Direktur dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes, MH mengajak beberapa Manajemen, Kepala Unit dan Tim Medis terkait untuk melakukan studi tiru ke rumah sakit tersebut.
Kedatangan Tim Kaji Banding RSUD Provinsi NTB diterima langsung oleh Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B, Finacs, M.Kes yang juga merupakan sahabat dr. Jack panggilan akrab Direktur RSUD Provinsi NTB.