Reuni Keluarga Bayi Premature yang Pernah Ditangani di RSUD Provinsi NTB Dalam Acara Seminar AWAM

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan kelahiran Prematur sebagai kelahiran yang terjadi sebelum 37 minggu kehamilan. Kelahiran premature berdampak pada kualitas hidup bayi, rentan mengalami komplikasi akibat gangguan pernapasan, kesulitan ,emerima makanan, dan tingginya resiko infeksi. Bahkan bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang berupa gangguan tumbuh kembang dan organ tubuh lainnya.

Namun hari ini, kita membuktikan berkat upaya keras seluruh pihak baik dokter, perawat dan profesi kesehatan lainnya serta fasilitas RSUD Provinsi NTB yang telah sukses menyelamtakan bayi bayi premature dari komplikasi yang tidak diinginkan.

Tepat pada Tanggal 17 November Peringatan hari premature sedunia mengangkat tema Born Too Soon : Providing the right Care, at The ringht time, in the right place (menyediakan perawatan yang tepat, di waktu yang tepat dan di tempat yang tepat untuk bayi premature).

#Tidak sekedar sintas tapi hidup berkualitas.
#Terima kasih Ibu Wakil Gubernur NTB yang telah berbagi semangat dan motivasinya
#Terima kasih Narasumber Hebat atas berbagi ilmunya.