Kampanye Sehat, Terobosan Kreatif Ditengah Pandemi

Hello Healthy People dan Civitas Hospitalia! 👋

Mataram – – Era Teknologi Informasi sudah seharusnya merubah cara cara konvensional dalam berkomunikasi. Termasuk juga kampanye dalam Pilkada sebagai bentuk komunikasi calon kepala daerah pada konstituennya.

Hal itu dikatakan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah saat meluncurkan lomba kampanye sehat dalam rangka Pilkada Serentak 2020. Lomba yang digagas Kepolisian Daerah NTB ini akan menilai inovasi yang dilakukan calon kepala daerah peserta Pilkada dalam mengkampanyekan program agar terpilih.

“Kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi akan merubah banyak hal termasuk dalam memilih pemimpin di masa depan”, ujar Gubernur Zul bertempat di Polda NTB, Rabu (30/09).

Menurut Gubernur Zul, bukanlah hal yang aneh di era media sosial seperti saat ini untuk berkampanye politik, namun inisiasi dan ide untuk kampanye sehat sangatlah luar biasa. Hal ini karena marak pula kampanye negatif sampai dengan kampanye hitam terjadi di media sosial.

“Tidak ada justifikasi dalam agama manapun bahwa orang boleh mengumbar keburukan orang lain. Semoga setelah Pilkada modal sosial kita tidak berkurang”, harap Doktor Ekonomi Industri tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, selain sebagai ‘leading sector’ dalam pengamanan kamtibmas dan Pilkada Serentak, polisi dan TNI juga akan memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan dalam setiap kegiatan kampanye sehat oleh seluruh calon peserta Pilkada.

“Pilkada kali ini istimewa karena pandemi oleh karena itu diperlukan pula langkah langkah istimewa. Saatnya menguji komitmen deklarasi Pilkada Sehat pada 17 September lalu”, ujar Ikbal.

Inisiasi kampanye sehat ini adalah program kolaboratif dalam rangka menekan angka penularan Covid 19. Dikatakan Ikbal pula, tim penilai yang terdiri dari TNI/Polri, gugus tugas, KPU, Bawaslu dan para pakar akan menilai kreatifitas kampanye para peserta dalam ikut mencegah penularan maupun ikut menjaga kamtibmas dan protokol kesehatan Covid 19. Publik akan lebih tertarik dengan kampanye kreatif yang tidak melanggar protokol kesehatan.

Hadir pula dalam peluncuran tersebut, Ketua KPU NTB, Bawaslu, Korem 162 dan pasangan calon peserta Pilkada.(jm/ubaleu/diskominfotikntb)