Wadir Pelayanan : Materi Penilaian Meliputi Kemampuan Rohani dan Jasmani Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan Serentak Tahun 2020

Hello Healthy People dan Civitas Hospitalia! 👋

Wakil Direktur Pelayanan, dr. Agus Rusdhy Hamid, Sp.OG (K) MARS menyampaikan protocol dan prosedur pemeriksaan bapaslon Bupati dan wakil bupati Tahun 2020. Materi penilaian meliputi kemampuan rohani dan jasmani bapaslon pada pemilihan serentak tahun 2020.

Disampaikan juga bahwa Tim pemeriksa kesehatan adalah tim medis yang memiliki STR dan SIP, bukan dokter partai ataupun bukan dokter pribadi. Pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu kelengkapan dokumen persyaratan sebagai bukti pemenuhan syarat calon.

Wadir Pelayanan menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan bapaslon tidak harus bebas dari penyakit, yang penting memiliki kemampuan memimpin. Pemeriksaan kesehatan bapaslon di ruangan khusus (MCU) di Grha Mandalika. Bapaslon telah melakukan pemeriksaan swab PCR SarsCov2 dengan hasil negatif. Bapaslon mempersiapkan diri sesuai dengan protocol. Puasa mulai jam 20.00 di malam hari sebelum pemeriksaan kesehatan. Pada prinsipnya bapaslon tidak boleh didampingi pada saat pemeriksaan kesehatan.

Lama pemeriksaan diperkirakan sekitar 8 jam, selanjutnya rapat pleno tim pemeriksaan kesehatan dilakukan setelah seluruh pemeriksaan kesehatan selesai. Jika ada pemeriksaan penunjang yang direkomendasikan, maka akan dilakukan sesuai dengan prosedur. Yang menjadi pertimbangan tim pemeriksa adalah mampu secara jasmani dan rohani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai bupati dan wakil bupati/ walikota dan wakil walikota.

Protokol pemeriksaan Bapaslon ini disampaikan Wadir pelayanaan pada saat acara Penandatanganan perjanjian kerjasama pemeriksaan kesehatan calon Bupati dan Wakil Bupati antara KPU, 6 kabupaten se-NTB dengan IDI, HIMPSI dan BNN Provinsi NTB yang berlangsung di Aula Rinjani Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (31/08).